Tolak Dana Desa, Pemda Tak Dapat AAD

Kamis, 05 November 2015 17:58:39 | Berita Nasional | (273 view)

SURABAYA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar meminta kepala daerah kabupaten dan kota segera menerima dan membagikan dana desa. Jika menolaknya, maka terancam tidak mendapatkan dana alokasi dana desa (ADD).

“Ini lagi-lagi problemnya disitu karena kita sudah surati semua, sudah kita kumpulkan semua, supaya bupati/walikota sesegera mungkin untuk menyalurkan dana itu ke desa-desa,” kata Marwan, kepada wartawan usai acara diskusi tentang “Peran akademisi dalam implementasi UU Desa” di aula kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Kamis (5/11)

“Saya tekankan bagi kabupaten dan kota yang masih menghambat penyaluran dana desa, maka DAK-nya tidak akan diberikan terlebih dahulu,” katanya dalam keterangan resminya.

Marwan mengatakan, ada daerah yang menolak dana desa, diantaranya Walikota Batu Jawa Timur. Marwan berharap, Walikota Batu segera menerima dan membagikan dana untuk masyarakat desa.

“Mudah-mudahan pak walikota Batu terbuka hatinya untuk segera menerima dana itu. Karena itu hak desa, hak masyarakat desa bukan hak walikota. Oleh karena itu, hak masyarakat desa harus diberikan dan tidak dihambat,” tegasnya.

Terkait ada kekhawatiran dana desa akan diselewengkan untuk dana pemilihan kepala daerah, menteri dari politisi PKB ini menegaskan, pihaknya sudah mengidentifikasi daerah mana saja yang akan menyelenggarakan pilkada.

“Sudah kita identifikasi, maka tidak boleh dana desa itu dijadikan alat politik terutama untuk pilkada. Itu dilarang keras,” jelasnya.

Ia menambahkan, sudah ada petugas pengawasan dana desa. Selain sekitar 12 ribu orang eks fasilitator PNPM mandiri pedesaan, juga ada pendamping desa.

“Pengawasannya tentu kita punya fasilitator yang sudah kita luncurkan kurang lebih 12 ribu orang eks PNPM. Sebentar lagi ada pendamping desa yang kita luncurkan. Maka melalui mereka itu lah pengawasannya kita lakukan,” terangnya.

Terkait penyaluran dana desa di Jawa Timur, menteri yang dari politisi PKB ini mengatakan bahwa penyerapan dana desa di Jatim cukup tingi. Pada tahap pertama sudah tersalurkan 100 persen. Sedangkan tahap kedua, sudah tersalurkan sekitar 90 persen.

“Penyerapan dana desa di Jawa Timur relatif tinggi,” tandasnya sambil menambahkan, dana desa secara nasional pada Tahun 2016 akan mengalami kenaikan sekitar dua kali lipat dari Rp 20,7 triliun menjadi Rp 47 triliun.

 

antaranews.comhttp://www.kemendagri.go.id/news/2015/11/05/tolak-dana-desa-pemda-tak-dapat-aad

TPK PADUKUHAN BERBAH “BERBAGI”

IMG-20150318-WA0002 IMG-20150318-WA0006

BERBAH, 18 Maret 2015. TPK Padukuhan Berbah Desa Tegaltirto memberikan santunan berupa sembako kepada 20 warga miskin absolut. Sumber dana berasal dari sodaqoh sampah yang dikumpulkan oleh warga masyarakat melalui TPK Padukuhan. Kegiatan TPK Berbah antara lain mengkoordinir warga masyarakat yang mampu untuk peduli terhadap warga masyarakat yang kurang beruntung dengan kegiatan; Sodaqoh Sampah, Penyisihan  hasil panen, Penyisihan gaji pegawai bagi warga yang berpenghasilan tetap, Zakat bagi warga yang memiliki usaha.

Selamat untuk TPK Padukuhan Berbah, semoga bermanfaat, barokah, dan dapat menjadi INSPIRASI bagi Padukuhan lainnya.

KECAMATAN BERBAH PERINGKAT I TPK AWARD

DSC04045TPK Kecamatan Berbah mendapat peringkat I Evaluasi TPK Award, disamping TPK Kecamatan, TPK Desa Sendangtirto meraih peringkat II untuk kategori TPK Desa, dan TPK Dusun Kemasan Desa Sendangtirto meraih peringkat V untuk kategori TPK Dusun. Semoga prestasi dan kerja keras ini disusul oleh TPK Desa dan Dusun lainnya di Kecamatan Berbah. Selamat !!!

“GENTONG BANYU” (Gerakan Gotong Royong dan Pemberantasan Sarang Nyamuk)

P_20141017_082903 P_20141017_082923 P_20141017_082937 P_20141017_084226 P_20141017_082857

Untuk meningkatkan kesehatan warga, Kecamatan Berbah bekerja sama dengan Puskesmas dan TP.PKK Kecamatan Berbah mengadakan kegiatan “GENTONG BANYU” (Gerakan Gotong Royong dan Pemberantasan Sarang Nyamuk). Kegiatan ini merupakan kegiatan kerja bakti masal yang melibatkan warga dan seluruh karyawan karyawati se-Kecamatan Berbah (Polsek, Koramil, Kecamatan, Puskesmas, BP3K, KUA, SKB, dan UPT Yandik)

Kegiatan Berupa:

–     Kerja bakti massal

–     Pemeriksaan Jentik dari Puskesmas

–     Evaluasi hasil kegiatan

Tujuan Kegiatan :

Untuk memotifasi dan meningkatkan kesadaran terhadap arti pentingnya kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk untuk meminimalisir angka kasus DB di Kecamatan Berbah ( dilaksanakan setiap bulan dengan target 1 bulan 1 dusun)

“MAWA KRIDA MINA DAYA” MENUJU BERBAH BUMI JELITA (Berbudaya, Mina, Jelajah Wisata)

P_20141009_094734 P_20141009_094743 P_20141009_094752 P_20141009_094758

Tanggal 9 Oktober 2014 Kecamatan Berbah mengadakan Workshop Pengembangan Potensi Kecamatan Berbah. Workshop dipimpin oleh Prof.Dr. Suratman Woro (Wakil Rektor UGM) dan Camat Berbah, yang dihadiri oleh Ka. Biro Perekonomian DIY, PUPESDM, Ka. Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Prof. Suratman Woro, DPRD Kab. Sleman, Ka. Bappeda Sleman, Ka. Disperidakop Sleman, Dinas Pertanian Sleman,Ka. Bag Perekonomian Sleman, Ka.bag Adpem Sleman, CSR, dan Kelompok Masyarakat.

 Workshop ini menghasilkan 9 Jurus Percepatan Pengembangan Kecamatan Berbah sebagai kawasan Minapolitan yang diberi nama NAWA KRIDA MINA DAYA, dengan pengembangan berbagai bidang meliputi :

  1. Mina Produksi
  2. Mina Industri
  3. Mina Bisnis/Pasar/Market
  4. Mina Teknologi
  5. Mina Wisata
  6. Mina Edukasi
  7. Mina Masyarakat/Comunitty/Development
  8. Mian Budaya
  9. Mina Kesehatan

JAJAH DESO MILANG KORI “BLUSUKAN” ALA CAMAT BERBAH

blusukan Berbah 2014 – Peblusukan1merintah Kecamatan Berbah mengawali tahun 2014 dengan melakukan silaturahmi di semua Dukuh se-Kecamatan Berbah.  Diawali dengan Desa Tegaltirto dan Desa Kalitirto di bulan Januari 2014, dilanjutkan Desa Jogotirto dan Desa Sendangtirto di bulan Februari 2014.

Kegiatan Ibu Dra. Tina Hastani, MM bersama Bapak Walyono, S.IP selaku Kasi Pemerintahan dan Bapak C. Tanggono Wibisono selaku Kasi Trantib Kecamatan Berbah dan Kapolsek Berbah Kompol. Gunawan serta didampingi wakil dari perangkat desa masing-masing yang diniati untuk ajang silaturahmi dengan perangkat/pamong desa terutama para dukuh sebagai sesuatu yang amat berkesan dan meninggalkan pesan yang luas bagi motivasi para pemangku wilayah di tingkat bawah (dukuh), disamping ada keinginan untuk menghapal jalur jalan seluruh wilayah kecamatan Berbah.

Sasaran kegiatan ini ditujukan berkait dengan kegiatan-kegiatan padukuhan baik bidang pembangunan, kemasyarakatan dan pemerintahan, penyampian pesan moral menghadapi tahun politik Pileg dan Pilpres 2014 serta menginventarisasi permasalahan dan usulan dari bawah.

Acara Silaturahmi ala Camat Berbah ini cukup mendapatkan respon dan apresiasi dari perangkat/pamong desa terutama dukuh, karena memang baru kali ini seorang Camat meluangkan waktu silaturahmi ke rumah semua dukuh di wilayah kecamatan. “Kawit kulo dados dukuh wiwit tahun 70-an saweg meniko Camat kerso tindak wonten gubug-ipun dukuh-dukuh” komentar  dukuh Jebresan (Bp. Sugiyanto) yang juga dikomentari hampir sama oleh Dukuh Sumber Kidul (Sudarman),  Dukuh Teguhan (Bp. Sigit Pranowo), Dukuh Kadisono (Bp. Suhascaryo) serta hampir semua dukuh-dukuh senior lainnya.

Banyak hikmah dan manfaat yang diperoleh dari kunjungan silaturahmi ini. Semoga pejabat baru, dengan semangat baru  dapat memotivasi semangat kerja, harmonisasi,  sejuk dan kompak bagi semua aparatur wilayah yang didukung peran aktif dan sambutan masyarakat yang hangat.(wal-pem)