Kelompok Budidaya Ikan “Upoyo Mino” Dikunjungi Dirjen Perikanan Budidaya KKP

Kelompok budidaya ikan “Upoyo Mino” Tegaltirto mendapat kunjungan dari Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Ir. Slamet Soebjakto, M.Si, beserta rombongan di Budidaya, Kamis, 5 September 2019.

Rombongan diterima langsung oleh Ketua Kelompok Upoyo Mino dan perwakilan kelompok di kolam ikan milik kelompok di dusun Sanggrahan, Tegaltirto. Rombongan dirjen juga membawa 15 orang kepala unit Pelaksana Teknis Direktorat jenderal Perikanan Budidaya KKP untuk melihat sejauh mana peralatan pembuat pakan ikan/pelet dimanfaatkan oleh kelompok budidaya ikan di Sanggrahan tersebut.

Pada kesempatan tersebut Dirjen Perikanan Budidaya KKP menyatakan mendukung pengembangan dan kebutuhan Kelompok Upoyo Mino, yang salah satunya diwujudkan dengan bantuan pembuat pakan ikan/pelet tersebut.

Ketua Kelompok Upoyo Mino mengatakan bahwa untuk menekan biaya produksi, Upoyo Mino menggunakan bahan bakar oli bekas sebagai bahan bakar pembuat peletnya.Selain itu, Upoyo Mino juga bekerja sama dengan kelompok PKH (Program Keluarga harapan) yang memiliki usaha budidaya perikanan. Upoyo Mino menjual peletnya kepada kelompok PKH dengan harga dibawah pasaran yaitu limaribu rupiah per kilonya. Sedangkan harga pasaran mencapai enam ribu rupiah per kilonya.

Berkaitan dengan adanya unsur sosial tersebut maka bahan baku pembuatan pelet berupa limbah kepala ikan dari pembuatan pempek yang tadinya dihargai seribu rupiah perkilonya menjadi gratis. Padahal setiap harinya, Upoyo Mino bisa mengambil limbah ikan tersebut hingga puluhan ember yang beratnya bisa mencapai hingga ratusan kilo.