Prokasih Kecamatan Berbah Bersihkan Enceng Gondok di Aliran Sungai

Komunitas Sungai di Kecamatan Berbah bekerja bakti dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman serta Pemerintah Kecamatan Berbah di aliran sungai Kali Kuning yang ada di dusun Blendangan, Tegaltirto. Minggu 15 September 2019.

Pada kerja bakti tersebut juga hadir perwakilan dari Komunitas Sungai Desa Sendangtirto, karena sungai Kali Kuning mengalir juga melewati desa Sendangtirto. Aliran sungai dibersihkan dari sampah yang menghalangi arus sungai yaitu terdiri dari sampah dan tumbuhan enceng gondok yang sangat banyak dan berkembang dengan cepat.

Para peserta prokasih tidak segan untuk terjun langsung ke sungai untuk memunguti tumbuhan enceng gondok yang ada di aliran sungai tersebut. Satu per satu tumbuhan enceng gondok diambil dan dikumpulkan di tepi sungai untuk kemudian dibuang supaya tidak berkembang biak menghalangi aliran sungai. Pada musim hujan, jika aliran sungai terhambat, dikhawatirkan dapat menyebabkan sungai banjir dan airnya meluap.

Pokja I PKK Sendangtirto Lakukan Sosialisasi Pola Pengasuhan Anak dan Remaja

Pokja I PKK Sedangtirto menyelenggarakan sosialisasi pola pengasuhan anak kepada kaum ibu di padukuhan Munggon, Sendangtirto, Jumat 13 September 2019. Pada kesempatan tersebut dihadiri Ketua PKK Kecamatan Berbah, Dr. Ane Permatasari, SIP, MA selaku narasumber.

Ane menyampaikan bahwa sebagai orangtua, para ibu harus senantiasa memperhatikan kebutuhan anak-anaknya, baik hak maupun kewajibannya. Ane menjelaskan mengenai 4 hak anak yang harus dipenuhi oleh orangtuanya, hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan dan hak berpartisipasi.

Ane juga menjelaskan mengenai pola pengasuhan anak yang berorientasi pada hak anak berdasarkan kasus-kasus yang terjadi di masyarakat. Pada intinya adalah bahwa orangtua khususnya seorang ibu harusnya memberikan waktunya bagi kepentingan kedekatan dan perkembangan anak-anak.

Gelar Potensi Pertanian Kecamatan Berbah dan Depok Dibuka Selama 2 Hari

Gelar Potensi Pertanian di BP4 wilayah VII dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Pertanian diwakili oleh Kepala Bidang Penyuluhan, drh. Sri Rahayu Saddyahsih Nawangwulan sekaligus pengukuhan Kelompok Tani Manunggal T egaltirto, Rabu 11 September 2019.  Pembukaan dihadiri oleh Camat Berbah yang diwakili oleh Sekretaris Camat, Edhi Margono, S.Sos. Setelah pengukuhan juga dilakukan panen cabe di kebun cabe milik UPT BP4 wilayah VII bersama-sama dengan jajaran Muspika Kecamatan Berbah.

Gelar Potensi Kecamatan Berbah dan Depok ini menampilkan berbagai produk para petani yaitu beras organik, tanaman hias, buah-buahan lokal seperti jambu dalhari, sayuran serta makanan olahan seperti abon, keripik, dan lain sebagainya.

Dalam sambutannya, Nawangwulan menyampaikan bahwa BP4 wilayah VII masih membutuhkan dan menerima penyuluh swadaya yang memiliki kemauan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan petani. 

Ketua TP PKK Berbah : Tingkat Partisipasi Tes IVA Kecamatan Berbah Masih Rendah

Ketua TP PKK Kecamatan Berbah , Dr. Ane Permatasari, MA mengungkapkan bahwa partisipasi perempuan dalam melakukan tes IVA (inspeksi visual asam asetat) di Kecamatan Berbah masih rendah. Hal tersebut berdasarkan pada laporan dari puskesmas Berbah dalam menjaring peserta tes IVA selama ini.

Berkenaan dengan hal tersebut, dalam rangka sosialisasi tes IVA di bulan September ini , Ane mengajak ibu-ibu PKK Desa untuk dapat memotivasi pasangan usia subur (PUS) yang ada di desanya untuk berpartisipasi mengikuti tes IVA tersebut.

Saat ini terdapat sekitar 9000-an pasangan usia subur di Kecamatan Berbah. Hal ini disampaikan oleh Bidan Penyelia UPT Puskesmas Berbah, Indarti pada saat menyampaikan penyuluhan IVA di ruang rapat Kecamatan Berbah, Jumat 6 September 2019. Ada saja alasan peserta tes agar tidak ikut tes IVA. Dapat dilihat bahwa pada bulan Mei 2019 hanya kaum perempuan berusia diatas 50 tahun yang mengikuti tes IVA, sedangkan pada bulan Juni tidak ada peserta IVA hingga sekarang. Disampaikan pula oleh Indarti bahwa akan diselenggarakan IVA Gathering pada bulan Oktober di Kecamatan Berbah.

Kelompok Budidaya Ikan “Upoyo Mino” Dikunjungi Dirjen Perikanan Budidaya KKP

Kelompok budidaya ikan “Upoyo Mino” Tegaltirto mendapat kunjungan dari Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr. Ir. Slamet Soebjakto, M.Si, beserta rombongan di Budidaya, Kamis, 5 September 2019.

Rombongan diterima langsung oleh Ketua Kelompok Upoyo Mino dan perwakilan kelompok di kolam ikan milik kelompok di dusun Sanggrahan, Tegaltirto. Rombongan dirjen juga membawa 15 orang kepala unit Pelaksana Teknis Direktorat jenderal Perikanan Budidaya KKP untuk melihat sejauh mana peralatan pembuat pakan ikan/pelet dimanfaatkan oleh kelompok budidaya ikan di Sanggrahan tersebut.

Pada kesempatan tersebut Dirjen Perikanan Budidaya KKP menyatakan mendukung pengembangan dan kebutuhan Kelompok Upoyo Mino, yang salah satunya diwujudkan dengan bantuan pembuat pakan ikan/pelet tersebut.

Ketua Kelompok Upoyo Mino mengatakan bahwa untuk menekan biaya produksi, Upoyo Mino menggunakan bahan bakar oli bekas sebagai bahan bakar pembuat peletnya.Selain itu, Upoyo Mino juga bekerja sama dengan kelompok PKH (Program Keluarga harapan) yang memiliki usaha budidaya perikanan. Upoyo Mino menjual peletnya kepada kelompok PKH dengan harga dibawah pasaran yaitu limaribu rupiah per kilonya. Sedangkan harga pasaran mencapai enam ribu rupiah per kilonya.

Berkaitan dengan adanya unsur sosial tersebut maka bahan baku pembuatan pelet berupa limbah kepala ikan dari pembuatan pempek yang tadinya dihargai seribu rupiah perkilonya menjadi gratis. Padahal setiap harinya, Upoyo Mino bisa mengambil limbah ikan tersebut hingga puluhan ember yang beratnya bisa mencapai hingga ratusan kilo.

Seluruh Peserta Pelatihan Pendidik PAUD Berjenjang Lulus

Sebanyak 30 pendidik PAUD yang mengikuti pelatihan pendidik PAUD berjenjang dinyatakan lulus, tidak ada yang harus melakukan remidi. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Himpaudi Kecamatan Berbah, Ratna Dwi Rahayu pada penutupan pelatihan, Selasa, 4 September 2019 di ruang rapat lantai dua Kecamatan Berbah.

Nilai tertinggi yang diraih oleh peserta pelatihan pada saat post test yaitu 92, sedangkan nilai terendah yaitu 62. Meskipun ada beberapa peserta yang harus meninggalkan jam pelajaran karena sakit, para peserta seluruhnya mengikuti pelatihan dengan antusias selama delapan hari sejak tanggal 26 Agustus 2019 hingga 3 September 2019.

Camat : Jadikan Upacara Bendera HUT RI di Kecamatan Berbah Sebuah Tontonan yang Menarik

Selasa, 3 September 2019, diselenggarakan evaluasi dan pembubaran kepelatihan Paskibra Kecamatan Berbah. Evaluasi dihadiri oleh segenap anggota Paskibra yang bertugas pada bulan Agustus lalu serta para pelatih, kepala sekolah dan tamu undangan.

Camat Berbah, Wildan Solichin, S.IP, MT pada kesempatan tersebut selain mengucapkan terimakasih kepada anggota Paskibra yang bertugas, juga mengajak untuk selalu meningkatkan kualitas Paskibra di masa-masa mendatang. Hal ini dikarenakan, Camat mengharapkan agar upacara bendera tidak hanya merupakan sekedar upacara saja namun juga merupa kan hiburan yang menarik baik bagi yang mengikuti upacara maupun bagi warga masyarakat yang melihat jalannya upacara.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan sertifikat sebagai penghargaan atas peran serta para siswa yang bertugas sebagai Paskibra Kecamatan Berbah. Penyerahan sertifikat diterima secara simbolis oleh komandan Paskibra, Muhammad Wafi Muzaki dan dua orang anggota Paskibra perempuan.