Tanggal 22 Oktober 2014 Kecamatan Berbah bekerjasama denagn Puskesmas, UPT Yandik, dan TP PKK Kecamatan mengadakan launching Program “ABG” (Aku Butuh Gizi) Latar belakang  Kegiatan : Kecamatan Berbah merupakan Kecamatan menuju  ramah anak Komitmen  Bupati Sleman bahwa setiap anak yang lahir di Sleman harus sehat dan cerdas. Banyaknya wanita  yang bekerja sehingga untuk mempersiapkan bekal sekolah yang sehat, bergizi bagi anak kurang maximal karena terbatasnya waktu Maraknya jajanan anak sekolah yang tidak sehat (memakai pewarna dan bahan berbahaya) Tujuan Kegiatan: Menanamkan kepada Anak arti pentingnya Gizi bagi  kesehatan tubuh mereka, sehingga anak-anak tidak merasa terpaksa kalau harus mengkonsumsi makanan bergizi seperti sayur, buah dan susu. Memotivasi anak untuk lebih mandiri, aktif dan kreatif dengan tidak terlalu bergantung kepada orang tua dalam hal membuat makanan yang bergizi ( Ibu  yang bekerja bukan berarti masalah bagi kecukupan gizi anak ) Memberikan ketrampilan praktis bagi ibu dan anak untuk bisa membuat bekal/makanan sehat bergizi dengan cara mudah, cepat dan dengan bahan-bahan  sehat yang diambil dari sekitar rumah. Mengurangi resiko anak mengkonsumsi jajanan sekolah yang kurang sehat. Mendorong pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman bergizi yang bisa di konsumsi anak-anak. Memberikan alternatif variasi PMT Yandu Sasaran: Anak –anak SD s/d SMP Guru TK/PAUD, SD dan SMP Kader-kader PKK Kegiatan : Penyuluhan Gizi dari Puskesmas Praktek memasak oleh Ibu Ratna dan Anak-anak. Tindak Lanjut/Harapan: Program ini bisa di sosialisasikan kepada masyarakat baik kepada anak didik melalui sekolah-sekolah dalam kegiatan esktra Kulikuler maupun kepada warga masyarakat melalui kader-kader PKK. Anak-anak Kecamatan Berbah semakin Sehat dan Mandiri

Profile

Di publikasikan pada No Comments

Mengungkap sejarah merupakan perjalanan yang rumit dan melelahkan. Setidaknya pengalaman tersebut dapat dipetik dari upaya Dati II Sleman untuk menentukan hari jadinya. Setelah melalui penelitian, pembahasan, dan perdebatan bertahun-tahun, akhirnya hari jadi Kabupaten Dati II Sleman disepakati. Perda no.12 tahun 1998 tertanggal 9 Oktober 1998, metetapkan tanggal 15 (lima belas) Mei tahun 1916 merupakan hari jadi Sleman. Di sini perlu ditegaskan bahwa hari jadi Sleman adalah hari jadi Kabupaten Sleman, bukan hari jadi Pemerintah Kabupaten Dati II Sleman. Penegasan ini diperlukan mengingat keberadaan Kabupaten Sleman jauh sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945 sebagai wujud lahirnya negara Indonesia modern, yang memunculkan Pemerintah Kabupaten Dati II Sleman.

Keberadaan hari jadi Kabupaten Sleman memiliki arti penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk memantapkan jati diri, sebagai landasan yang menjiwai gerak langkah ke masa depan. Penetapan hari jadi ini akan melengkapi identitas yang saat ini dimiliki Kabupaten Sleman.

Dalam perhitungan Almanak, hari jadi Kabupaten Sleman jatuh pada hari Senin Kliwon, tanggal 12 (dua belas) Rejeb tahun Je 1846 Wuku Wayang. Atas dasar perhitungan tesebut ditentukan surya sengkala (perhitungan tahun Masehi) Rasa Manunggal Hanggatra Negara yang memiliki arti Rasa = 6, manunggal = 1, Hanggatra = 9, Negara = 1, sehingga terbaca tahun 1916. Sementara menurut perhitungan Jawa (Candra Sengkala) hari jadi Kabupaten Sleman adalah Anggana Catur Salira Tunggal yang berarti Anggana = 6, Catur = 4, Salira = 8, Tunggal = 1, sehingga terbaca tahun 1846. Kepastian keberadaan hari jadi Kabupaten Sleman didasarkan pada Rijksblad no. 11 tertanggal 15 Mei 1916. Penentuan hari jadi Kabupaten Sleman dilakukan melalui penelaahan berbagai materi dari berbagai sumber informasi dan fakta sejarah.

Tanggapan atau Komentar anda?

Copyright Pemerintah Kabupaten Sleman © 2014 All Rights Reserved
Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Kecamatan Berbah.
Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.
Total Reads:11132|Total Visitor:6213|User Online:0